Langsung ke konten utama

Cara Anas Merespons Manuver Veteran Demokrat


Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum akhirnya bersuara terkait politik internal Partai Demokrat. Tak ada respons reaktif apalagi sikap panik. Semuanya dijawab dengan santai dan tidak emosional. Spekulasi politik pasca-pertemuan Ketua DPD I Partai Demokrat dengan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat serta silaturahmi Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator (FKPD) Partai Demokrat terhadap posisi Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum terjawab sudah. Anas memberi respons atas manuver belakangan yang dibaca publik sebagai upaya penggulingan dirinya dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat. Anas tampil di muka publik setelah membisu selama hiruk-pikuk internal Partai Demokrat. Melalui ajang nonton bareng film "Soegija" bersama pengurus DPP Partai Demokra. Dia menyebutkan silaturahmi yang digelar FKPD PD merupakan konsolidasi partai. "FKPD Partai Demokrat dan lain-lain itu bagian dari konsolidasi partai," jawab Anas menjawab pertanyaan tentang silaturahmi FKPD PD. Dia menekankan yang paling penting, bagaimana spirit masa lalu yang baik bisa dipetik dan direaktualisasi. Dalam acara tersebut, Anas ditemani sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat dan anggota Fraksi Partai Demokrat seperti Sutan Bathoegana, Ramadhan Pohan, Saan Mustopa, Novariyanti Yusuf, dan lain-lain. Anas menegaskan inisiatif pendiri dan deklarator Partai Demokrat dengan menggelar acara silaturahmi akan memberi energi positif bagi keberlangsungan Partai Demokrat. "Jadi jangan ditafsirkan yang aneh-aneh, Tafsirnya satu ini energi yang baik bagi partai," papar Anas. Dalam kesempatan tersebut Anas menegaskan, ia sadar ada pihak yang menginginkan kekacauan di internal Partai Demokrat. Terkait wacana penggulingan dirinya dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat, Anas menjawab dengan santai. Menurut dia, wacana tersebut hanya upaya adu domba bagi internal partai. "Dan saya pastikan 100 persen itu gagal," tegas Anas. Dalam kesempatan tersebut, Sutan Bathoegana Siregar yang juga Sekretaris Umum FKPD PD mengatakan terkait ketidakhadiran Anas dalam silaturahmi FKPD PD karena undangan tidak diterima Anas. Menurut dia, undangan telah dikirim ke DPP Partai Demokrat, namun undangan belum diterima Anas Urbaningrum. Sementara Ramadhan Pohan juga menegaskan tidak ada kubu-kubuan di internal Partai Demokrat. Dia menegaskan Ketua Umum Partai Demokrat hanya satu yakni Anas Urbaningrum. Begitulah Anas menjawab spekulasi politik paska pertemuan SBY dengan Ketua DPD I Partai Demokrat dan silaturahmi FKPD. Pernyataan politik yang muncul dalam dua forum tersebut dalam kenyataannya benar-benar dalam ruang hampa. Akibatnya, Anas pun menjawab dan meresponnya dengan santai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH DESA DARMA

ASAL USUL DESA DARMA KEC. DARMA , KAB. KUNINGAN Oleh : FIKI PRIYATNA Alkisah Desa Darma awalna lain mangrupa desa, tapi jaman baheula mah ngan sakedar hiji tempat anu dijadikeun pos pertahanan karajaan islam Cirebon pikeun nyerang jeung tempat pertahanan ngalawan Karajaan Galuh Talaga sareung Karajaan Galuh Ciamis. Dina peperangan antara Karajaan Islam Cirebon sareung KarajaanGaluh Talaga geus sababaraha kali,dina salila 5 tahun aya 15 kali patempuran. Diperkirakeun mulai tahun 1528 M. dina paperangan anu mungkasan Desa Darma dijadikeun pos pertahan terahir, eta sakabeh kakuatan Kerajaan Islam saperti Karajaan Islam ti Sumatra, Malaka, Banten Demak ku Karajaan Islam Cirebon dikerahkeun pikeun nyerang Karajaan Galuh Talaga jeung Karajaan Galuh Ciamis. Di perbatasan Karajaan Galuh Talaga jeung Karajaan Islam Cirebon serangan pasukan Prabu Jaya ti pihak Karajaan Galuh Talaga dihadang ku pasukan Adipati Kuningan Suraga Jaya, Suraga Jaya nyaeta putra Ki Gedeng Luragu...

TUNJANGAN PEJABAT CAPAI PULUHAN JUTA, BANYAK PEMDA TERANCAM BANGKRUT

TUNJANGAN PEJABAT CAPAI PULUHAN JUTA, BANYAK PEMDA TERANCAM BANGKRUT Oleh : FIKI PRIYATNA Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) merilis data tentang 124 pemerintah daerah (pemda) yang terancam bangkrut. Alasannya pada APBD 2011, 124 daerah itu memiliki belanja pegawai di atas 60 persen dan belanja modalnya 1 hingga 15 persen. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada, melansir, di luar gaji pokok yang diterima pejabat. Mereka masih menerima berbagai tunjangan yang nilainya berlipat dibanding gaji pokoknya. Ingin berapa jumlah penerimaan tunjangan pejabat per bulannya? Berikut ini daftarnya. Pejabat eselon I Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapat tunjangan sebesar Rp 50 juta. Untuk pejabat eselon II 2 Rp 28 juta, eselon III Rp 10,55 juta, eselon IV Rp 6,56 juta, dan staf Rp 5,85 juta. Adapun, pejabat eselon I Pemprov Banten mendapat tunjangan sebanyak Rp 50 juta. Untuk pejabat eselon II Rp 11,48 juta, pejabat eselon III Rp 4,21 juta, pejabat ...

MENDENGAR DAN MENGOLAH BAHASA

Sistem pendengaran Dihadapkan dengan pilihan sewenang-wenang antara kehilangan penggunaan mata seseorang atau telinga seseorang, kebanyakan orang mengatakan bahwa mereka akan lebih suka rasa kehilangan pendengaran. Namun, mereka mungkin meremehkan pentingnya audisi. Meskipun Anda sedang membaca, paling komunikasi di mana Anda terlibat mungkin tidak sepenuhnya visual. Mata Anda memberikan informasi tentang obyek dan orang-orang yang tersembunyi dari pandangan (sekitar sudut, dalam kegelapan, dll) serta objek di depan mata. Melokalisir objek sering dianggap sebagai domain dari visi, namun sistem pendengaran juga indah efisien menunjukkan posisi obyek di samping keberadaan objek. Anda mungkin mendengar teka-teki klasik: "Jika pohon tumbang di hutan dan tak ada yang mendengarnya, bukan bersuara?" Pertanyaan ini sering bunga api perdebatan, tetapi jawabannya adalah sangat sederhana: No Sounds membutuhkan otak untuk persepsi mereka. Rangsangan secara fisik yang dianggap s...